Petani Indonesia Masih Kesulitan Akses Permodalan

Indonesia sebagai negara agraris dan sumber daya alam yang melimpah tampaknya tidak menjamin petani sebagai bagian penting dari penguatan dan keamanan ketahanan pangan. Fakta menunjukkan bahwa petani di Indonesia masih kesulitan mengakses, terutama modal. Hal ini dikatakan oleh Dharma Anjarrahman, CEO dari Vestifarm. Lulusan Teknik Komputer Universitas Telkom ini mengakui bahwa alasan utama adalah untuk mendirikan Vestifarm, sebuah platform online pada tahun 2016, sehingga bisa menjadi solusi bagi petani untuk mendapatkan akses modal yang lebih mudah dan kompetitif. Dengan slogan “Hulu halal ke hilir”, Vestifarm 100% halal dalam kegiatannya, mulai dari perjanjian hingga implementasi di lapangan.

Sejauh ini, Vestifarm telah membantu ribuan petani di lebih dari 24 wilayah di Indonesia, memasok ke beberapa perusahaan FMCG terkemuka dan melibatkan lebih dari 3.500 pemodal aktif. Vestifarm adalah pemenang pertama kompetisi aplikasi SME NextDev 2016 yang terintegrasi dengan LinkAja sebagai metode pembayaran.

Dharma memahami Youth Eath Day dan mengatakan bahwa momen Eath Youth adalah pengingat bahwa kita kaum muda, di sepanjang masa kita, adalah dan akan layak dipertimbangkan dan tidak akan pernah lepas dari banyak perubahan apa pun. Bahkan hari ini, di era 4.0, peran anak muda semakin relevan dengan manfaat teknologi dan cara kita yang penuh dengan hal-hal baru. “Kami bukan penonton, hari ini kami memiliki kontrol. Perubahan ada di tangan kita. Hiduplah pemuda Indonesia! “Dia menyimpulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *